Rumah Indah itu mahal? Ya iyalah…. Kecuali yg jual lg kepepet..
Bangun rumah indah itu mahal? Belum tentu!!
Apa yang membuat rumah terlihat indah?
Disain. Komposisi bentuk, warna, material, dan kualitas dari bangunan itu. Dengan layout yg fungsional dan efektif, rumah menjadi apik.
Lalu apa yang membuat rumah itu menjadi mahal? Pemakaian material yg ‘premium’. Yang dimaksud mahal disini adalah apabila kita bandingkan biaya pembangunan per m2.
Material mahal TIDAK membuat bangunan indah
Ada 2 macam material yg digunakan dalam pembangunan rumah/bangunan. Yang pertama adalah material struktur. Untuk material struktur, percayakan pada ahlinya, orang struktur, arsitek, atau tukang yang ahli. Jangan coba2 mengakali struktur, bila anda buta soal struktur. Bisa fatal boss..
Yang kedua adalah material finishing. Ada kelas2nya. Ada KW1 untuk kualitas 1, KW 2, dan KW 3. Yang termasuk material finishing adalah jenis lantai, cat dinding, plafond, sanitary kamar mandi, jenis atap, penggunaan batu alam, bahan kusen/pintu/jendela, dll. Disinilah yg kita bisa ‘mainkan’.
Lantai KW1 adalah lantai yg pinggirannya cutting, bukan yg ‘pinggul. Penggunaan lantai KW1 meminimalisasi nat (batas antar keramik) lantai, malah bisa menghilangkan. Ini tidak bisa dilakukan bila memakai lantai KW 2 dan 3. Tapi, bukan berarti pemakaian lantai KW 2 dan 3 tidak bisa indah.
Cat dinding yang baik adalah cat yg tidak mengeluarkan kapur ketika digesek dengan kain atau tangan (setelah kering lo di geseknya). Ada dua jenis cat, untuk interior dan eksterior. Untuk interior bisa dipakai cat apa aja (jangan yg buruk), karena tidak berhadapan langsung dengan cahaya dan cuaca. Warna cat bisa pudar terkena cahaya matahari. Untuk cat eksterior, pakailah cat ‘weather shield’. Warnanya lebih glossy dan harganya lebih mahal.
Jadi, sekali lagi, material mahal TIDAK membuat bangunan indah. Itu akan memperindah disain yg sudah indah, tp tidak membuat disain yg ‘biasa’ menjadi indah. Apalagi kl disain itu benar2 biasa, kesannya akan jadi norak. Jd pikir2 lagi kl mau pakai material premium.. worth or not…
Pilihlah material sesuai kantong
Untuk penggunaan material ‘standard’ di Jakarta, harga per m2 adalah Rp. 2 juta. Bagaimana pun bentuk bangunannya, yang indah dan jelek, harga relatif sama. Bila anda membangun bangunan biasa aja dengan luas 100 m2, dan tetangga anda membangun rumah yg ‘indah’, dengan luas yg sama dan dgn material yg sama, yg standard, maka harga pembangunan akan relative sama, sekitar 200 jutaan… Lalu apa yg membedakannya? Nilai tambahnya… Rumah anda bisa dijual dgn harga sampai 260 jt (gak termasuk tanah), tp tetangga anda bisa sampai 300 jtan (gak termasuk tanah juga).
Jadi, kenapa ga sekalian buat rumah yg indah….
Bagaimana membuat rumah indah?
Ada 2 tahap.. yg pertama, cari disain yg bagus. Tahap kedua, cari kontraktor yg bagus.
Cari disain yg bagus? Ada dua cara juga…
1. Cari rumah yg bagus, trs foto.. atau cari gambar rumah yg bagus di majalah atau buku, trs di scan… trs cari deh kontraktor yg bagus yg bisa niru bangunan itu.. Biaya: biaya foto sama cetak, atau biaya bli majalahnya.. murah kan? Dengan catatan gak ketauan sama owner rumah or arsiteknya, atau sudah dapet restu dari mereka… ATAU, anda akan di tuntut ratusan juta di pengadilan perdata sama mereka. Dan anda akan mendapat bangunan yg HAMPIR mirip dengan bangunan yang anda inginkan.
2. Cari arsitek bagus (susah carinya? Kontak saya aja!
). Biaya: 5-10% dari anggaran bangunan. Anda akan mendapatkan bangunan yang unik, bahkan bisa lebih bagus dari yang anda bayangkan, pemilihan material yang pas, budget dan kontrol bangunan yang terkendali. Dan anda bisa dengan bangga menceritakan kepada kolega anda,’saya punya arsitek…’, atau,’arsitek saya bilang…’
Cari kontraktor yg baik? Mintalah rekomendasi dr rekan anda, lalu lihat hasil2 bangunan yg sudah mereka bangun, dan mintalah testimony dr org2 yg sudah memakai jasa kontraktor itu.
Jadi, kesimpulannya, buat rumah atau bangunan yg indah gak perlu mahal kan?
Salam
Tags: Design, Houses